Sewa rak murah pada saat ini semakin diminati banyak pihak karena banyaknya event yang sudah digelar kembali setelah 2 tahun mengalami lockdown karena pandemic Covid-19. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2022 ini mendapatkan angin segar berkat adanya kelonggaran dari pemerintah untuk pagelaran event-event. Sehingga pengusaha penyedia jasa sewa rak pun dapat memperpanjang nafas mereka.

Memang banyak sekali usaha yang tutup dan bangkrut terutama dari kalangan UMKM setelah ditimpa masa-masa sulit pada saat terjadinya Covid-19. Pemerintah pun berinisiasi dengan menghadirkan beberapa kebijakan yang memudahkan UMKM untuk bangkit dari masa-masa sulit tersebut.

Pemerintah Indonesia telah terbukti memberikan keringanan kepada UMKM-UMKM dalam hal peminjaman modal dan juga memberikan bantuan yang disebut juga dengan bantuan sosial ataupun Bansos. Hal ini sempat menarik perhatian masyarakat selama 2 tahun belakangan saat dimulainya pandemi Covid-19 di tanah air tercinta.

Kedua, pemerintah juga menghadirkan sebuah situs jual beli online yang memperkuat sinergi BUMN dan UMKM, yakni Pasar Digital UMKM. Website yang satu ini sangat berfungsi untuk para UMKM di seluruh Indonesia agar mendapatkan penawaran dari BUMN-BUMN di seluruh Indonesia.

Namun perlu diingat juga bahwa UMKM-UMKM tersebut harus menawarkan barang-barang yang memang dibutuhkan oleh BUMN-BUMN yang ada di Indonesia untuk mendapatkan penawaran dengan jumlah yang tentunya tidak sedikit. Kita pun mengetahui bahwa kebutuhan BUMN-BUMN di Indonesia terkadang tidak bisa terakomodasi dengan UMKM-UMKM yang ada di Indonesia. Alhasil, beberapa BUMN mencari vendor hingga ke luar negeri.

Oleh karenanya kehadiran Pasar Digital UMKM sangat ditunggu-tunggu oleh banyak pihak, terutama oleh UMKM. Karena dengan demikian, pihak UMKM dapat menawarkan produk-produk mereka kepada BUMN. Hal ini sangat sejalan dengan slogan pemerintah yang sering digaungkan dalam beberapa tahun belakangan, yakni Gunakan Produk Dalam Negeri atau Cintai Produk Lokal. Maka dari itu, UMKM diusahakan untuk meningkatkan produktivitasnya untuk memenuhi kebutuhan BUMN dari berbagai poin, salah satunya diantaranya adalah pengadaan rak ataupun penyediaan jasa sewa rak yang murah.

Dengan adanya sistem sewa rak, maka BUMN dapat menggunakan sistem tersebut di Pasar Digital UMKM untuk berbagai kebutuhan mereka, entah itu acara pelatihan, seminar, ataupun event-event tertentu. Selain itu, ada sistem negosiasi yang memudahkan BUMN-BUMN dan UMKM untuk melakukan pembicaraan terkait negosiasi harga dan juga kuantiti sewa rak yang dibutuhkan.

Selain itu juga, UMKM yang semisal tidak memiliki modal yang cukup untuk proses pengadaan barang terhadap BUMN yang telah melakukan proses transaksi bisa dengan mudah mengajukan pinjaman dana kepada lembaga-lembaga keuangan terpercaya di Indonesia seperti Pegadaian dan juga beberapa lembaga keuangan lainnya.

Dengan mudahnya akses peminjaman modal dan akses pasar yang diberikan pemerintah, sudah sepatutnya UMKM di seluruh Indonesia memanfaatkan dengan benar dan optimal kesempatan mereka untuk membangkitkan kembali usaha mereka yang sempat tutup ataupun lesu karena dihantam badai Covid-19. Begitupun BUMN, mereka dapat dengan mudah memanfaatkan akses tersebut untuk menemukan beragam barang yang mereka butuhkan dari UMKM!