Teleskop di Observatorium bosscha Menjadi Daya Tarik Wisata Bandung

foryoutour – Wisata edukasi memang menjadi daya tarik tersendiri untuk sebagian orang. Seperti halnya Observatorium bosscha yang bertempat di kota Bandung ini. Disini anda dapat mengenal berbagai macam jenis Teleskop yang berukuran cukup besar. Awal mulanya tempat ini memiliki nama Bosscha Sterrencwacht yang masih dikuasai oleh pihak Belanda.

Teleskop di Observatorium bosscha Menjadi Daya Tarik Wisata Bandung

Fakta mengejutkannya tertnyata Observatorium bosscha juga dimanfaatkan sebagai tempat penelitian para ilmuan yang ada dalam bidang astronomi. Jika tertarik untuk mengunjungi tempat ini, lokasinya berada di Lembang Jawa Barat sekitar 15 KM di bagian utara kota Bandung. Perlu diingat juga sebelum mengunjungi tempat ini, Observatorium bosscha hanya akan buka 4 kali dalam kurun waktu 1 bulan.

  1. Teleskop Zeiss

Ketahuilah bahwa teleskop Zeiss merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengamati objek di luar angkasa. Jadi, saat mengunjungi Observatorium Bosscha pasti akan melihat seberapa besar teleskop tersebut, dengan bentuk yang berbeda dari teleskop lainnya. Namun, pengunjung tidak dapat menggunakannya untuk teropong, mereka hanya diberi tahu cara kerja teleskop zeiss.

Jika Anda tidak dapat menggunakan teropong Zeiss untuk melihat benda langit, maka Anda tidak perlu khawatir, tentunya Anda dapat melihat benda-benda astronomi di ruang multimedia untuk melihat langsung menggunakan bamberg dan teleskop portabel. Jika cuaca sedang bagus kegiatan ini bisa dilakukan pada malam hari dan memiliki kapasitas 180 orang. Nah pengunjung harus mendaftar dan membayar di muka dengan biaya Rp. 20.000,00 per orang.

  1. Teleskop Refraktor Ganda Zeiss

Teleskop refraktor memiliki dua lensa teleskop dan satu finder yang memiliki panjang fokus hingga 11 meter. Perlu dicatat bahwa teleskop ini digunakan untuk berbagai studi astronomi, yaitu untuk menentukan orbit visual dari banyak bintang. Selain itu, teleskop refraktor juga dapat digunakan untuk mengamati pergerakan bintang-bintang di cluster. Jadi, ini bisa digunakan untuk mengamati komet dan planet secara terus menerus mengamati spektrum bintang. Saat Anda ke Bosscha, Anda akan bisa menambah pengetahuan tentang alat astronomi dengan teknologi canggih. Bahkan, Anda juga bisa mengetahui cara menggunakannya.

  1. Teleskop Schmidt Bima Sakti

Selanjutnya ada juga teleskop Milky Way Schmidt dengan sistem optik kamera Schmidt yang memiliki diameter lensa koreksi 51 cm, kemudian diameter cermin 71 cm, dan juga panjang fokus 127 cm. Teleskop yang satu ini dipakai untuk mempelajari struktur galaksi Bima Sakti, meliahat asteroid dan mempelajari spektrum bintang. Tak heran, masih banyak peneliti yang menggunakan teleskop Bima Sakti untuk melakukan berbagai studi objek di luar angkasa.

  1. Teleskop Cassegrain GOTO

Teleskop Goto memiliki reflektor tipe Cassegrain yang memiliki diameter cermin utama 45 cm. Nah, cermin utama berbentuk parabola dengan panjang fokus 1,8 m ditambah cermin sekunder hiperbolik dengan panjang fokus 5,4 m. Teleskop GOTO dibantu oleh Kementerian Luar Negeri Jepang pada tahun 1989. Dengan teleskop ini objek dapat diamati dengan memasukkan data posisi objek kemudian hasil observasi tersebut akan langsung dimasukkan ke dalam media penyimpanan. Teropong GOTO dapat digunakan untuk mengukur kekuatan cahaya bintang dengan mengamati spektrum bintang, yang juga dilengkapi dengan alat spektograf dan fotolistrik-fotometer.

  1. Teleskop Surya

Teleskop Surya atau Teleskop Matahari terdiri dari 3 teleskop Coronado yang memiliki 3 filter berbeda. Nah, teleskop surya tersebut merupakan sumbangan dari Kementerian Pendidikan, Sains dan Kebudayaan, Belanda. Tentunya banyak sekali manfaat yang bisa digunakan sebagai alat penelitian. Harap diperhatikan bahwa Anda dapat menggunakan teleskop ini saat mengunjungi Observatorium Bosscha pada siang hari. Jika Anda tidak diperbolehkan menggunakannya, maka Anda hanya bisa tahu cara menggunakannya.

By Drajad