Perbedaan Renang Gaya Bebas, Punggung dan Kupu-Kupu

Perbedaan Renang Gaya Bebas, Punggung dan Kupu-Kupu

Perbedaan Renang Gaya Bebas, Punggung dan Kupu-Kupu

Perbedaan Renang Gaya Bebas dan Renang Gaya Punggung

Ada banyak perbedaan antara renang gaya bebas dan renang gaya punggung. Perbedaan meliputi:

1. Posisi tubuh

Seperti yang telah disebutkan, posisi tubuh pada renang gaya bebas harus mendatar, meskipun kaki masih cukup dalam di air, sedangkan posisi tubuh terlentang pada gaya punggung. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan posisi ini:

  • Dada, bahu, dan panggul ada di dalam air
  • Mukanya sedikit di atas permukaan air sehingga bisa bernafas lega
  • Langkahkan kedua kaki lebih rendah dari punggung Anda dan bergiliran berjalan ke dalam air.

2. Gerakan kaki

Gerakan kaki pada gaya punggung pada dasarnya sama dengan gerakan kaki pada gaya bebas, hanya saja pada posisi yang berlawanan. Bentuk-bentuk latihan gerakan Kai:

  • Duduk di tepi kolam dengan kedua kaki terentang di dalam air lalu gerakkan kaki Anda
  • Berbaring telentang, kedua tangan memegang tepi kolam
  • Sandaran dengan perenang

3. Pernapasan

Gaya punggung sangat berbeda dengan gaya bebas. Pernapasan pada gaya punggung lebih mudah karena mulut dan hidung selalu berada di atas permukaan air.

 

Perbedaan Renang Gaya Bebas dan Renang Gaya Kupu-kupu

Pola renang gaya bebas memiliki persamaan dan perbedaan dengan pola renang kupu-kupu. Kemiripannya terletak pada teknik sliding. Sedangkan perbedaannya ada pada gerakan lengan.

Gerakan lengan

  • Ada tiga jenis gerakan lengan saat renang gaya bebas, yaitu menarik, mendorong, dan pemulihan. Sementara
  • Ada dua jenis gerakan renang saat renang kupu-kupu, yaitu saat lengan berada di atas air dan saat lengan berada di bawah air.

 

Meningkatkan Nutrisi Atlet

Nutrisi yang baik sangat dibutuhkan oleh setiap individu saat melakukan aktivitas apapun. Berenang tidak terkecuali.

Olahraga ini membutuhkan gizi yang baik bagi atletnya karena gizi yang baik mempengaruhi seorang atlet di lapangan karena gizi yang baik dapat mempengaruhi kualitas seorang atlet. Kita juga harus mengatur asupan zat gizi yang dikonsumsi oleh atlet ketika ingin mengikuti suatu kejuaraan, misalnya jika ingin mengikuti perlombaan, seorang atlet wajib untuk tidak memakan makanan yang sulit dicerna/ terlalu lama dikonsumsi jika mereka ingin bertanding karena berisiko bagi atlet. Kemampuan kompetitif atlet.

Setidaknya satu atlet bisa makan dua atau satu jam sebelum mengikuti kejuaraan, karena makanan yang dikonsumsi oleh atlet diproses dengan baik antara dua atau satu jam sehingga tidak merusak penampilan atlet. Seorang atlet perlu memperhatikan hal ini terutama dengan seorang pelatih, bagaimana dia bisa memperhatikan murid-muridnya atau atletnya sebelum mengikuti kejuaraan, tetapi tentunya juga memperhatikan hal-hal yang perlu dikonsumsi sebelum bertanding.

 

Pengembangan Penanaman K epribadian

Dalam dunia olahraga pasti ada hal-hal yang menjadi kesibukan setiap orang, tidak hanya atlet, tetapi juga pelatih itu sendiri. Seorang pelatih bukan hanya bagaimana dia memberikan materi tentang pelatihan dan hal lainnya. Namun, yang penting adalah ‘pengembangan budaya kepribadian atlet’. Karena dalam hal ini seorang pelatih terkadang mengabaikan dan memahami hal ini, padahal perkembangan budaya kepribadian seseorang sangat berpengaruh terhadap penampilan atlet di lapangan.

Kita sering mendengar bahwa banyak atlet yang seharusnya beristirahat pada jam malam daripada berjalan-jalan begitu sering sehingga pelatih yang mengatur jam malam yang ketat sangat jeli. Seringkali, banyak atlet ditarik karena kurang disiplin, yang sangat ironis.

Dengan berkembangnya kepribadian atlet tersebut diharapkan atlet pada saat mengikuti suatu kejuaraan benar-benar tertanam secara spiritual, karena mental merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi penampilan atlet di lapangan. Jika ia memiliki mental yang baik dalam bertanding tentunya ia akan mampu mengontrol emosinya dengan baik dan jika atlet tersebut tidak memiliki mental yang baik tentu ia akan merasa kalah dalam pertandingan sebelum bertanding. Sumber Rangkuman Terlengkap : KelasPJOK.Com