Selama masa pandemi, metode pembelajaran seperti model blended learning menjadi semakin populer. Hal ini karena diyakini lebih efektif daripada metode pembelajaran tatap muka tradisional. Tentu saja, tujuannya adalah untuk mengembangkan metode belajar. Berikut beberapa keuntungan dan tantangan mengguanakan metode pembelajaran blended

Keuntungan Menggunakan pembelajaran Blended

1. Fleksibel

Metode Blended Learning ini menggunakan kombinasi pendidikan on-line dan tatap muka memungkinkan siswa untuk belajar dan menerima konten kapan saja dan di mana saja. Tidak seperti pembelajaran tradisional yaitu pelajaran tatap muka yang harus pergi ke sekolah. Proses pembelajaran campuran memungkinkan pembelajaran yang berhubungan dengan kinerja.

2. Efektif Dalam Meningkatkan Hasil Belajar

Setiap siswa pastinya memiliki kemampuan yang berbeda-beda antara yang satu dengan lainnya. Untuk itu, metode ini dirancang dengan menggabungkan metode tatap muka dengan metode pengajaran yang aplikatif dinilai lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar sebagian besar siswa dan membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran.

Kesimpulan ini telah didapatkan berdasarkan hasil uji dari survei siswa sekolah dasar yang menggunakan metode Blended learning dalam pembelajaran Inggris. Menurut survei terhadap siswa ini, hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman bacaan yang lebih tinggi 20 poin dari biasanya. Jadi karena itulah metode ini dirasa cukup efektif untuk diterapkan

Tantangan Dalam melakukan Pembelajaran Blended

1. Bergantung Pada perkembangan Teknologi

Seperti yang diketahui bahwa metode pembelajaran ini merupakan bentuk gabungan dari pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran on-line sehingga sangat bergantung dengan adanya perkembangan teknologi. Dengan begitu maka sekolah unggulan juga perlu mempersiapkan fasilitas yang memadai terkait berbagai perlengkapan dan infrastruktur yang berkaitan

Selain itu, setiap penaga pengajar juga dituntut untuk mampu mengikuti perkembangan zaman agar dapat memberikan pengajaran secara maksimal kepada seluruh siswa. Tidak hanya itu, guru juga harus mampu memberikan pemahaman terkait sistem atau cara penerapan pembelajaran kepada siswa, dan siswa juga harus bisa mengikuti metode ini

2. Butuh Pengetahuan yang Mumpuni

Siswa tidak hanya perlu mempelajari teknologi untuk digunakan, tetapi guru juga harus dapat mempelajari teknologi yang akan digunakan untuk pembelajaran guna mengatur semua kegiatan dan proses belajar mengajar. Guru juga diharapkan mampu menerapkan atau menginterpretasikan dan menggunakan data tersebut untuk mengisi kesenjangan hasil belajar siswa.

Namun kelemahan tersebut dapat diatasi dengan persiapan yang matang, mulai dari persiapan alat, pelatihan bagi guru, siswa, bahkan orang tua. Blended learning efektif dan efisien jika semua persiapan memenuhi syarat dan tepat. Selain itu guru juga perlu memiliki pemahaman yang luas terkait perkembangan penggunaan media berbasis teknologi

Setiap metode pembelajaran yang diterapkan pastinya akan memberikan efek yang positif bagi siswa. Namun, untuk bisa mencapai kemanfaatan tersebut pastinya perlu menangani berbagai jenis rintangan yang perlu dihadapi. Tantangan yang cukup mencolok dari metode pembelajaran blended ini adalah terkait kemampuan menguasai penggunaan teknologi