Cara Penanaman Bibit Tomat

Tomat menjadi sayuran yang paling akrab di kalangan masyarakat karena hampir setiap hari digunakan. Tak sedikit orang yang membudidayakannya sebab cara menanam tomat memang mudah.

Menanam tomat tidak memerlukan biaya dan lahan yang besar. Selain itu, teknik menanam tomat terbilang mudah jika mengikuti cara yang baik dan benar. Sayuran ini paling banyak diminati masyarakat karena memiliki beragam manfaat.

Sayuran yang kaya akan vitamin, antioksidan, folat, serat, kolin, potassium, dan nutrisi lainnya ini sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Tak heran jika banyak petani maupun orang rumahan yang melakukan budidaya tomat, baik di kebun atau halaman rumah.

Cara Penanaman Bibit Tomat

 

Bibit tomat biasanya dipindahkan dari tempat persemaian ketika sudah tumbuh dengan tinggi sekitar 4 hingga 5 centimeter. Setelah lahan selesai diolah, kamu bisa masuk ke cara menanam tomat berikutnya yaitu memindahkan bibit. Berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu ikuti.

  • Menyiapkan lubang tanam

Sebagai langkah awal, kamu perlu menyiapkan lubang tanam di mulsa yang ukuran diameternya sekitar 5 hingga 7 centimeter. Setiap bedengan diberi 2 baris lubang tanam dengan jarak antar lubangnya 40 hingga 50 centimeter dalam satu baris.

  • Menentukan panjang lubang tanam

Kamu harus menentukan lubang tanam berdasarkan panjang akar bibit tomat tersebut biasanya sekitar 5 hingga 7 centimeter.

  • Mengangkat bibit dari tempat persemaian

Kamu perlu melakukan pencungkilan seperti pada referensi https://agrarindo.com/ ulas, bibit tomat beserta media disekelilingnya untuk di tanam di lubang tanam. Jika media persemaian berupa bedengan, maka kamu harus mengangkat bibit dengan kedalaman 10 centimeter menggunakan tangan atau sekop.

Jika menggunakan media persemaian polybag, maka kamu harus menyobeknya. Sama seperti sebelumnya, kamu juga wajib memindahkan bibit beserta tanahnya ke lubang tanam.

  • Memasukkan bibit

Setelah tempat penanaman siap, kamu bisa memasukkan bibit yang telah dicungkil dari tempat persemaian ke dalam setiap lubang tanam.

  • Merapikan area sekitar lubang tanam

Setelah bibit ditanam, kamu harus merapikan tanah sekitar lubang tanam dengan menimbunnya. Tak hanya itu, kamu perlu meratakan tanah sekitar lubang tanam dan menyiramnya dengan air untuk mempertahankan kelembaban.