Fokus dalam mencetak generasi-generasi Qur’ani, Sebelum melanjutkan artikel Cara Membuat Anak Senang di Pesantren, Begini Caranya, Sekedar kami info:

Apabila Anda Mendambakan putra/putri untuk menjadi Tahfidz kunjungi website Pondok Pesantren Tahfidz

Jadi guru asrama atau pembimbing asrama/musyrif pasti tidak gampang dilaksanakan sembarangan orang. Tetapi pun tidak susah bila memang punyai triknya. Satu yang jelas ialah semua ada plus minusnya dan makna dibalik itu semua.

Bagaimana triknya supaya anak-anak siap tinggal di ponpes?

Orangtua harus memperkenalkan dunia pondok ke anak sejak awal kali. Ini berkaitan motivasi nantinya dari anak yang berkaitan. Beri pemahaman kenapa dia harus dipondokkan. Cari info sebanyaknya mengenai pondok. Selanjutnya sebaiknya info info itu dihimpun dan beberapa foto pondok dan aktivitasnya supaya anak dapat pilihnya.

Bukan hanya satu versus pondok, tetapi berilah kebebasan ke anak untuk pilih pondok yang dia gemari. Namun kebebasan itu tetap dalam koridor pembimbingan dari orangtua. Sampaikan kemandirian sejak awal kali hingga betul-betul anak sanggup untuk mengurus dirinya dan tidak tergantung ke seseorang. Kemandirian di pesantren benar-benar ditegaskan.

Tidak boleh cuman memberitahu yang enak-enak saja mengenai persoalan kehidupan. Sampaikan ke anak bagaimana rasanya hidup, pasti ada berbahagia ada duka. Anak harus paham akan euforia kehidupan ini karena berkaitan permasalahan psikis anak untuk dapat hadapi kesusahan-kesulitan yang kemungkinan dia temui di pondok.

Lakukan anak-anak berdikari sejak awal kali, hingga saat telah di pesantren bisa kerjakan suatu hal sendiri. Optimis sangat penting untuk yang akan datang. Optimis atau mungkin dengan istilah trend nya Percaya diri, diperlukan di dalam ikuti beberapa kegiatan yang berada di Pesantren. Misalnya Latihan Pidato (muhadoroh), latihan Pramuka, latihan berbahasa Arab dan Inggris, dan lain-lain.

Dapat berkawan adalah kunci keberhasilan untuk dapat kerasan di pesantren. Terbisasa disiplin. yang bernama pesantren bukan penitipan anak, bukan juga kost-kosan yang cuman dipakai untuk tempat ditidur saja. Pesantren ada ketentuan dan etika-etikanya yang perlu ditaati.

Tak perlu sering didatangi. Santri baru tidak harus seringkali didatangi karena argumen tertentu. Karena bila seringkali didatangi malah menyebabkan anak malas dan berasa punyai beberapa waktu..
Kemauan anak untuk masuk ke pesantren harus semakin besar.

Orangtua siswa janganlah sampai lupa untuk penuhi keperluan-kebutuhan yang diperlukan anak di pesantren. Misalkan perlengkapan mandi, perlengkapan makan, perlengkapan shalat dan kepentingan setiap hari pelajar.
Janganlah lupa menulis no. HP musyrif, atau pamong asrama.

Janganlah lupa untuk menulis no. HP anda ada di belakang lemari anak dengan info yang terang supaya anak gampang mengenalnya. Disamping itu meninggalkan pesan dibalik pintu lemari anak kalimat motivasi untuk penyemangat hidup.

Untuk kepentingan bersama beritahu watak dan karakter-sifat anak anda ke musyrif atau pamong asrama. Disamping itu janganlah lupa beritahu beberapa penyakit anak bila ada dan dibutuhkan.
Paling akhir, berilah keyakinan secara penuh ke musyrif dan pamong untuk mendidik anak anda dengan optimal. Disamping itu jaga komunikasi dengan baik dengan pengurus asrama.

By Drajad