Cara Aman Cari Pinjaman Uang yang Bisa Dicicil

Pinjaman online yang marak di Indonesia dari hari ke hari, membuat masyarakat perlu waspada. Alasannya karena saat ini masih banyak pinjaman online ilegal yang belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan tetapi sudah beroperasi secara online.

Mudahnya mendapatkan pinjaman online cepat cair cukup ktp memang pada akhirnya dimanfaatkan oleh segelintir oknum untuk mendapatkan keuntungan tertentu. Misalnya seperti jual beli data konsumen hingga menerapkan bunga pinjaman yang tinggi. Pada akhirnya debiturlah yang dirugikan.

Kondisi tersebut seharusnya sudah tidak terjadi lagi di saat seperti ini di mana literasi masyarakat sudah jauh lebih baik dan memahami bagaimana cara aman memilih pinjaman terutama yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital.

Pastikan telah terdaftar resmi di OJK

Rumus pertama yang paling dasar adalah pastikan perusahaan pinjaman online sudah terdaftar di OJK. OJK pun secara rutin menginformasikan kepada masyarakat secara rutin perusahaan pinjaman online yang sudah terdaftar dan mendapatkan izin hampir setiap bulannya.

Sebaliknya, OJK juga kerap menginformasikan perusahaan-perusahaan pinjaman online ilegal yang belum terdaftar. Sehingga

Bunga tidak mencekik

Bunga yang rendah tentu akan membantu debitur dalam menyelesaikan semua kewajibannya dengan lebih mudah. Oleh karena itu, standar untuk mengukur bunga dibandingkan pokok pinjaman bisa merujuk pada suku bunga dasar Bank Indonesia yang saat ini ditetapkan sekitar 3,5%.

Acuan tersebut cukup menjadi dasar untuk menentukan apakah bunga pinjaman yang diberikan memang termasuk rendah atau malah sebaliknya. Dengan begitu, pinjaman online yang dipilih benar-benar aman demi kelangsungan kehidupan dan kondisi finansial bulanan.

Informasi transparan

Informasi bunga pinjaman dan biaya lainnya saat mengajukan pinjaman online wajib transparan dan diinformasikan kepada calon debitur di muka atau sebelum melakukan akad pinjaman.

Hal ini sangat penting dilakukan agar calon debitur tidak merasa dijebak dengan fitur atau produk pinjaman yang diberikan. Sehingga debitur dengan sadar dan memahami konsekuensinya jika tidak bisa memenuhi kewajibannya seperti denda keterlambatan pembayaran dan sebagainya.

Punya kantor fisik dengan alamat jelas

Keberadaan kantor fisik adalah salah satu syarat dari OJK terhadap semua entitas keuangan yang beroperasi di Indonesia. Oleh karena itu, jika ada pinjaman online yang menawarkan berbagai produk pinjaman dengan iming-iming proses cepat dan bunga mudah tetap harus dipastikan bahwa ada kantor fisiknya dengan alamat yang jelas.

Dengan begitu, akan ada kepastian hukum jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Debitur pun bisa mendatangi kantor pinjaman online jika ada hal yang perlu dikonfirmasi secara langsung, layaknya seorang konsumen di bidang keuangan.

Jangan terjebak dengan pinjaman online ilegal yang menawarkan iming-iming bunga rendah dan proses cepat tanpa menelusuri syarat-syarat pinjaman online yang aman terlebih dahulu.

Jaminan data pribadi aman

Syarat utama lainnya adalah jaminan dari perusahaan pinjaman online agar tidak memperjualbelikan data-data nasabahnya kepada pihak ketiga untuk kepentingan apapun. Ciri sederhana bisa dilihat dari sistem keamanan websitenya yang sudah menggunakan SSL atau https. Selain itu juga bisa dilihat dari permission di aplikasinya jika pendaftaran melalui aplikasi.

Beberapa syarat dan ketentuan tersebut sudah diaplikasikan dan diimplementasikan oleh Kredivo. Pinjaman online cepat cair cukup ktp ini punya banyak fitur pinjaman di aplikasinya. Selain menawarkan pinjaman tunai, Kredivo juga bisa digunakan untuk membayar berbagai tagihan bulanan secara online, maupun belanja online dengan pembayaran secara cicilan sampai dengan 12 bulan.

Bunga Kredivo termasuk cukup rendah sekitar 2,6% per bulan, dibandingkan dengan pinjaman online sejenis yang menerapkan bunga harian.

Proses pendaftaran bisa dilakukan jika sudah memenuhi syarat dasar berikut ini:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun.
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri.
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Aplikasinya tersedia baik di Google Play Store maupun App Store sehingga memudahkan masyarakat untuk melakukan pendaftarannya secara online kapan saja dan di mana saja secara virtual.