Adab Mendengarkan Kthutbah Idul Fitri

Adab Mendengarkan Khutbah Idul Fitri – Khutbah Idul Fitri menjadi salah satu sunnah yang biasa dilaksanakan usai melakukan shalat Id. Nah, hal ini merupakan perbedaan dari shalat sunnah Idul Fitri dengan shalat sunnah lainnya.

Khutbah ini menandakan bahwa shalat Idul Fitri merupakan momen yang sangat istimewa. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika Anda memperhatikan beberapa adab saat mendengarkan khutbah Idul Fitri. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya :

Menghadap Khatib

Adab Mendengarkan Kthutbah Idul Fitri
Adab Mendengarkan Kthutbah Idul Fitri

Dalam mendengarkan khutbah terdapat adab yang harus kita lakukan yaitu dengan menghadap ke arah khatib. Terdapat dua alasan mengapa hal menghadap khatib sangat dianjurkan.

Pertama, agar jamaah memperoleh keutamaan dengan menghadap ke arah kiblat. Dan keutamaan yang kedua yaitu karena menjalankan etika saat berkomunikasi. Syekh Zakariya Al-Anshari pernah berkata yang artinya :

“Seyogianya, maksudnya disunahkan bagi jamaah yang mendengarkan dan selainnya, menghadap khatib dengan wajah mereka karena sebagai bentuk etika dan agar mereka dapat menghadap kiblat” (Syekh Zakariya Al-Anshari, Asnal Mathalib, juz I, halaman 258)

Diam dan Mendengarkan

Salah satu adab saat khutbah sedang berlangsung yaitu diam serta mendengarkan dengan seksama apa yang sedang khatib sampaikan. Anjuran tersebut sudah tertulis dalam Al-Qur’an yang artinya :

“Apabila dibacakan Al-Quran (khutbah), maka dengarkanlah bakik-baik, dan perhatikan dengan tenang agar kkamu mendapat rahmat” (Surah Al-A’raf, ayat 204)

Berdoa Dalam Hati

Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang sangat baik bagi umat muslim untuk berdoa. Terlebih lagi jika hari tersebut jatuh pada hari Jum’at maka tak ada salahnya kita berdoa pada waktu yang sangat mujarab tersebut.

Pada hari itu ulama mengistilahkan sebagai waktu “Sa’atul Ijabah” atau waktu terkabulnya doa. Nah, barangsiapa orang yang melakukan doa pada waktu tersebut maka permintaannya akan terkabul.

Mendoakan Jamaah yang Bersin

Adab saat sedang mendengarkan khutbah idul fitri dan terdapat jamaah lain sedang bersin alangkah baiknya ia mengucapkan hamdalah, maka sunnah untuk mendoakannya. Mendoakan orang bersin bisa dengan berkata “Yarhamukallah / Yarhamukillah” (Semoga Allah merahmatimu)

Selain itu, untuk jamaah yang bersin juga harus mendoakan kembali dengan mengucapkan “Yahdikumullah wa yushlihu balakum”. Anjuran ini juga merupakan anjuran dari beberapa hadits dari Nabi SAW.

Menghindari Hal yang Bisa Melalaikan Khutbah

Beberapa hal yang harus dihindari agar tidak melalaikan khutbah misalnya saja mengobrol dengan jamaah lainnya, bergurau, bermain gadget pada saat khutbah sedang berlangsung. Hal-hal tersebut bisa menghilangkan fokus kita sehingga tidak menyimak khutbah dengan baik.

Mendoakan Taraddhi saat Nama Sahabat Disebut

Pada akhir bagian khutbah kedua, biasanya khatib akan menyebut beberapa nama sahabat seperti Umar, Ali. Abu Bakar, dan Utsman. Nah, jika Anda mendengar nama mereka, maka sunnah hukumnya untuk membaca taraddhi yaitu mendoakan untuk mereka.

Misalnya saja “Radliyallahu anhum” yang artinya (Semoga Allah meridhai mereka)

Mengamini Doa Khatib

Adab yang terakhir yaitu dengan mengamini semua doa yang sedang khatib bacakan. Jamaah dianjurkan untuk membaca “amin” dan yang sebaiknya Anda lakukan dengan suara yang keras agar tidak mengganggu banyak orang.

Kesimpulan Adab Mendengarkan Khutbah Idul Fitri

Nah, itulah beberapa Adab Mendengarkan Khutbah Idul Fitri yang bisa Anda lakukan saat melakukan shalat id nanti. Semoga segala amal kebaikan kita selama bulan Ramadhan Allah terima dan mendapat pahala berlipat ganda.

Bagi Anda yang sedang mencari khutbah Idul Fitri 2022 pdf kini bisa Anda dapatkan secara mudah dengan format PDF.

By skyweb